Mengapa Setelah Membeli Laptop Harus Diupgrade Hard Disknya?

Biasanya, banyak beberapa laptop yang menyediakan kapasitas 500 GB sampai 1 TB yang berkecepatan 5400 rpm. Ini sudah tergolong lambat. Mengapa? Saya sudah mengalaminya 10 hari setelah mengganti laptop. Waktu booting sudah lambat, loading desktop juga lambat, sama membuka banyak tab di browser juga lambat, dan lain-lain. Mengapa demikian? Ini disebabkan karena HDD saya berkecepatan 5400 rpm (Kecepatan ini hanya untuk para pekerja). Walaupun laptop saya sudah 8 GB RAM, Core i7 Gen-5, dan NVidia Geforce 840.

Nah, saran saya, jika anda membeli laptop, anda dapat mengganti HDD anda ke HDD berkecepatan 7200 RPM, SSD, atau SSHD (Hybrid Drive). Harus atau tidak, tergantung pemakaian laptop anda. Inilah pilihan rekommendasi dari saya bagi anda yang ingin mengganti HDD anda.

HDD

Jika notebook anda digunakan untuk Programming, Video Editor Ringan, Photoshop Ringan, Gaming, dan lainnya, anda bisa mengupgrade HDD saja dengan kecepatan 7200 rpm. Kecepatan ini sudah cukup untuk mempercepat notebook anda sehingga tidak ada lagging.

Rekommendasi Produk: WD Black

SSD

Kurang cepat? SSD bisa jadi pengganti HDD anda. SSD ini sangat cepat dalam boot dan loading daripada HDD 7200 RPM. Namun perlu diperhatikan untuk para gamer, jika anda ingin menginstall game, disarankan JANGAN di SSD, atau SSD nanti akan terjadi kerusakan di SSD. Tidak hanya itu, biaya hard disk ini sangat mahal. 256 GB sudah mencapat 2 juta rupiah. Namun untungnya, hard disk ini tidak ada lagging sama sekali dan cocok untuk Editor.

Rekommendasi Produk: Samsung Pro Series, Intel SDD, Crucial SSD

SSHD

Hard disk ini merupakan gabungan HDD dan SSD. Jika anda membeli hard disk ini, anda akan mendapatkan performa tinggi. Namun, hard disk tersebut sedikit kurang cepat dibandingkan dengan SSD dan sangat cepat dibandingan dengan HDD 7200 RPM.

HDD + SSD (Rekommendasi)

Ini yang bisa dijadikan rekommendasi dari saya. HDD dan SSD, bisa dijadikan notebook anda semakin cepat. Jika anda memilih rekommendasi ini, saran saya jika menginstall OS, anda harus menginstall di SSD. Namun, yang perlu diperhatikan, semua notebook hanya ada satu tempat HDD. Jadi, jika anda ingin memasang SSD, anda harus mencabut ODD (Optical Disc Drive) anda dan menggantikan ke SSD (Jika SSD yang anda beli tidak ada bracketnya, anda dapat membeli di toko komputer).

Jika anda ingin melihat bukti kecepatan ketiga Hard Disk, anda dapat melihat video dibawah.